Minggu, 03 Agustus 2014

Product Review - Lancome Mat Miracle Foundation 24H



Hellooo beauty enthusiast everywhere...how do you do? Are you fine?


Okay i'm fine, yeahhh ketemu lagi sama postingan review produk lagi dan semoga postinganku ini ada manfaatnya. Saya mau review salah satu foundation yang aku punya. Tepatnya untuk saat ini adalah salah satu foundation yang saya punya selain Etude House BB Dation (soalnya lainnya BB Cream).

Lancome Mat Miracle 24H ini salah satu foundation yang termasuk ringan. Ringan disini dalam artian sewaktu dipakai dan seperti tidak memakai foundation. Pengalaman pernah pakai foundation lokal seperti dari Viva, Sariayu dan Caring Colours tuh terasa berat dan mengganjal (tapi itu menurutku ya), jadi sepertinya foundation ini water based formula.

Saya membelinya tahun kemaren tepatnya bulan Agustus 2013 saat mudik ke Magelang. Saya beli langsung di countre Lancome di Ambarukmo Plaza Yogyakarta (Amplaz). Saat itu emang saya udah niat mau ke counter Lancome dan niatnya cuma mau cobain, kalo cocok dan bagus ya aku beli. Eh disambut sama BA yang ramah dan cantik, namanya mbak Ingga, sampai sekarang dia masih sering kasih info kalau ada promo-promo dari Lancome. Ohya bisa bantu kirim ke seluruh Indonesia dan Free Ongkir yaaa, menggiurkan sekali kan hehe..

Setelah bertanya-tanya dan konsultasi, akhirnya setelah mencoba shadenya Mat Miracle ini, saya dipilihkan yang shade terakhir yaitu PO-04. Sempat ragu tapi setelah diblend dimuka eh bagus banget dan warnanya pas. Menyatu dan tidak terlalu terang atau terlalu gelap. Langsung ciyus ke kasir dan lanjut jalan-jalan lagi.

Mau cek produk ini di websitenya bisa klik disini

Setahuku produk ini dilaunching khusus di Asia saja.







Pertama keluar resmi tahun 2013 kemaren, aku udah pengen banget beli soalnya aku ga punya foundation yang bagus dan aku pengen coba karena hasilnya matte, seri sebelumnya adalah Lancome Teint Miracle.


Spesifikasi

*Kemasan :

Berupa botol kaca dop yang tebal, berat dan transparan jadi bisa dilihat isi produknya. Dilindungi kardus yang cukup tebal berwarna silver dengan tulisan hitam. Tutupnya warna hitam dan terbuat dari sejenis akrilik kuat. Terdapat pump yang tentunya higienis dan mudah dalam mengeluarkan isi produk. Keseluruhan semua kemasan Lancome selalu elegan , simpel dan mewah.

*Tekstur & Bentuk :

Tekstur cair (liquid) dan lembut serta mudah diblend di wajah. Sedikit saja dipakai sudah kelihatan.

*Aroma :

Tidak ada jadi tidak mengganggu.

*Netto :

30 ml

*Harga :

Harga counter resmi sekitar $ 40 lebih atau Rp.485.000,- 




Foto diatas hanya pakai Lancome Mat Miracle, serasa ga pakai foundation







Foto kedua saya timpa dengan Revlon loose powder dan makeup minimalis hanya pakai eyebrow viva, eyeliner gel Bobbi Brown, Etude House Fresh Cherry Tint PK001



Hasil

Overall, Foundation ini menghasilkan riasan yang matte dan tahan lama. Cocok banget dipakai buat acara seperti pesta pernikahan, acara kantor dan acara lain yang durasinya lama soalnya staying powernya itu lho bener-bener dahsyat bisa sampai 10 jam lebih. Saya buktika sendiri pakai dari pagi jam 8 sampai jam 19.00 malam tetap oke, nempel, ga luntur, walaupun pernah sempat wudhu dan kena air. Yahud banget secara harganya juga cukup Waw ternyata hasilnya juga nggak kalah Waw! Cocok untuk semua jenis kulit karena kontrol minyaknya juga keren abis. Kemampuan coveragenya medium to full, karena formulanya ringan jadi buat yang ada noda-noda bekas jerawat yang cukup besar, harus ditambah pakai concelaer, kalau cuma spot coklat kecil kayak aku udah cukup ga pake concealer nggak papa.


Kelebihan

- Kemasan yang bagus, kokoh dan elegan

- Cocok untuk semua jenis kulit

- Hasil matte, bebas kilap

- Staying power sampai 10 jam lebih tanpa touch up

- Kontrol minyaknya bagus

- Cepat dan mudah menyatu dengan warna kulit dan tidak Cakey

- Sedikit saja sudah merata untuk semuka

- Coverage medium to full

Kekurangan

- Susah didapat di pasaran dan hanya bisa dibeli di countre resmi di kota besar atau online shopping

- Harga yang cukup mahal untuk 30 ml (investasi kecantikan)

- Wadah yang rentan pecah karena dari kaca dan susah untuk dibawa bepergian (harus hati-hati)


*Rating :

****
4/5

*Repurchase ?

No. Isinya masih banyak hehe


Thanks for Reading !

See You Next 

Product Review - Etude House Silk Scarf Hair Treatment



Hellooo beautiful and gorgeous ladies, keep calm & stay pretty yeah?

Welcome back to my product review again! I hope you dont getting bored with my post (I hope) :) 

Kali ini mau review produk untuk rambut yaitu salah satu seri dari Etude House Silk Scarf yaitu Hair Treatment nya. Kenapa baru sekarang aku posting reviewnya? Karena udah dipakai sekitar 7 bulan dari Januari s/d Juli 2014. Alasan kedua, karena banyak teman yang tanya rahasia rambutku yang halus dan mudah diatur. Sebelumnya aku udah pakai yang Shampoo sama hologram hair serumnya. Semuanya bagus dan nggak mengecewakan. Silk Scarf hair treatment ini aku beli pas jalan-jalan di Mal Panakkukang Makasar di counter Etude House. Lumayan murah pas itu harganya Rp.75.000,- untuk netto 200 ml. Cukup besar dan worth to try hehe..



Buat yang mau cek produk ini bisa dicek di web etude house korea disini

dan buat yang mau lihat versi bahasa indonesia bisa dicek web etude house indonesia disini 

Aku kutip beberapa dari website etude house indonesia ya,

Rambut halus dan lembut seperti menggunakan syal sutra dikepala anda
Minyak bercahaya + Perfume rambut. Rangkaian perawatan rambut halus untuk rambut rusak.
Cara Kerja Produk
Perawatan untuk mengembalikan rambut rapuh dan rusak, untuk menguatkan rambut dan mengurangi rambut yang rusak. Rambut menjadi kuat, halus, lembut dan mudah diatur. Diformulasikan khusus dengan minyak dan aroma bunga.
Kandungan Produk

Mengandung ekstrak Baobab Tree
Minyak Bercahaya :
- Camelia Oil : Membersihkan dan meningkatkan elastilitas kulit.
- Argan Oil : Melembabkan.
- Sunflower Seed Oil : Mengontrol Minyak.
- Macadamia Nut Oil : Anti-aging dan melembutkan.
Perfume Rambut :
- Aroma buah tahan lama.
Cara Pakai

Gunakan 1-2 kali seminggu, pijat rambut secara merata dengan jari. Diamkan selama 5 menit dan bilas.





Spesifikasi

*Kemasan :

Tube dengan ukuran cukup besar, terbuat dari bahan yang cukup tebal. Warna pink lembut dengan corak polkadot warna emas. Warna tutup juga emas. Girly dan feminin banget 

*Tekstur dan Warna :
Tekstur creamy lembut dan mudah diblend. Warnanya pink lembut.

*Aroma :
Wangi bunga yang lembut dan wangi banget.

*Netto :
200 ml

*Harga :

Sekitar $ 6 s/d 8 atau dalam rupiah Rp.75.000,-


Hasil

Saya pakai setelah 7 bulan ada hasilnya, kandungan dalam produk ini hampir semua bagus untuk menunjang keindahan rambut. Semakin lembut, halus, berkilau dan mudah diatur. Rambutku udah sering dicat, dicatok, dismoothing dan berbagai model dengan peralatan salon tapi bersyukur tidak rusak karena rajin perawatan rambut tentunya ditambah dengan vitamin rambut spray.




Kedua foto diatas menggunakan kamera LG L7
Rambut jatuh alami tidak memakai alat catok


Kelebihan :

- Teksturnya yang lembut mudah menyatu dengan rambut dan mudah diserap

- Hasilnya cepat terlihat walau dipake setelah 1-2 minggu yaitu halus, lembut dan berkilau.

- Cukup ekonomis dengan isi yang banyak dan harga cukup terjangkau

- Wanginya tahan lama

Kekurangan :

- Susah didapat karena hanya ada di kota besar atau online shopping

- Kemasan tidak praktis untuk travelling karena cukup besar


*Rating :

*****
5/5

*Repurchase ?

Yes

Thanks for Reading !
See You Next

Product Review - Pixy White Aqua Gel Cream Hydra Active



Welcome back to my blog !! Thanks to visit my blog again ladies...


Kali ini masih dengan review produk yang sudah cukup lama aku pakai dan sudah 4 bulan sudah mau habis hehe. Kali ini salah satu skincare yang saya sukai, Pixy White Aqua Gel Cream. Produk ini ga sengaja tahu dari websitenya Pixy bisa dicek disini nah karena selain produk baru, aku juga penasaran karena cuma lihat kemasannya yang cukup menarik buatku. Wadah kaca transparan dengan judul "White Aqua" yang sangat menggiurkan buatku secara kulitku normal kering yang bener-bener butuh cream yang menghidrasi kulit biar senantiasa lembab. Kebetulan yang kedua, saat itu Laneige waterbankku yang travel size udah habis hehe jadi tambah penasaran pengen coba. Langsung aku cuss ke toko kosmetik langganan, eh ga disangka-sangka ada juga produk ini, soalnya sempat khawatir kalau belum masuk kotaku hahaha. Saat itu aku beli sekitar awal bulan April 2014.

Ada yang pernah ngalamin masalah pada kulit wajah seperti :

- Kulit kusam, kering dan kasar

- Kulit ditekan pakai jari serasa kaku

- Makeupmu kurang nempel, kurang awet dan serasa cakey

Kalau tanda-tanda diatas ada padamu, Pixy white aqua gel cream ini salah satu solusi untuk perawatanmu sehari-hari.





Krim ini saya anggap sebagai krim malam, bisa juga sebagai sleeping mask. Saya asumsikan mirip-mirip sama Laneige Water Sleeping Pack yang booming banget itu. Disini saya tidak bilang "sama" tapi dilihat dari tekstur, fungsi dan kegunaan jadi mirip Laneige itu. Saya sendiri sudah mencoba Laneige water sleeping pack dan memang menghidrasi kulit jadi melembabkan secara tahan lama.

Krim ini mengandung Hydra Active dan bahan dasarnya air. Jelas tertulis di kemasannya di kardus yaitu water based formula. Kalau dari judulnya aja White (mencerahkan), Aqua gel (bahan dasar air jadi melembabkan) jadi kira-kira produk ini berfungsi untuk mencerahkan dan melembabkan. 





Spesifikasi

*Kemasan :

Berupa jar lumayan besar terbuat dari kaca transparan dop dengan tutup warna biru muda glossy mengkilat. Diberi kardus dengan bahan cukup tebal dan berwarna biru kombinasi putih. Saya suka dengan kemasannya terkesan mewah. Produk ini mengingatkan dengan produk dengan seri aqua dari merk Holika Holika (Aqua Fantasy) dan Tony Moly (Aqua Aura)

*Tekstur dan Warna  :

Teksturnya creamy lembut seperti gel yang mudah diserap kulit. Warnanya putih.

*Aroma  :

Bau/Aroma seperti bau tumbuhan mint (mengandung mint) tapi tidak mengganggu karena segar.

*Netto :

50 gram

*Harga :

Sekitar $ 4 s/d 5 atau dalam rupiah Rp.45.000,- s/d Rp.60.000,-


Bare Face - Camera CANON EOS M 

Setelah dioles krim  - Camera CANON EOS M 

Cara Pemakaian

Dipakai pada malam hari setelah membersihkan muka dan mengolesi wajah dengan berbagai krim/essence/serum, oles krim ini sebagai sentuhan akhir dan diamkan sampai pagi.

Hasil

Pertama kali dipake langsung cesss adem banget krimnya di kulit. Setelah 1 bulan belum tampak efek mencerahkan. Kalau melembabkan pasti. Setelah saya pakai 4 bulan ini dari mulai April 2014 s/d Juli 2014, kulit saya selalu lembab dan kalau mencerahkan saya belum yakin karena kulitku cerah juga tidak ditunjamg hanya memakai produk ini. Kemampuan melembabkan cukup oke. Overall produk ini cukup oke untuk produk lokal dengan harga yang terjangkau dan isi yang banyak.


Kelebihan :

- Efek melembabkan bekerja cepat dan awet tahan lama

- Ada sensasi rileks dan menyejukkan

- Mudah didapat di toko terdekat dengan harga cukup terjangkau sehingga ekonomis

- Tekstur mudah diserap kulit

Kekurangan :

- Kemasan cukup besar dan memakan tempat sehingga tidak cocok untuk dibawa travelling.

- Tidak disertai Spatula sehingga kurang higienis

- efek mencerahkan cukup lama


*Rating  :

****
4/5

*Repurchase ?

Yes

Thanks for Reading !
See You Next

Sabtu, 02 Agustus 2014

Product Review - Vicks Permen (Jahe & Mint)



Haloo teman-teman cantik dimanapun berada, aku kembali dengan postingan (bukan) tentang beauty. Kali ini aku mau berbagi cerita dan pengalaman yang sampai sekarang jadi kebiasaan rutin yang masih aku lakukan. Apaan itu??

Singkat cerita semua berawal dari saat aku hamil tahun 2011. Saat usia kehamilan mencapai 3 bulan sekitar bulan Oktober 2011, mulai terasa mulutku ini pahit, menelan apapun rasanya pahit padahal udah minum dan makan yang manis-manis. Ternyata itu pembawaan bayi saat dalam perut (kata orang tua) jadi kebanyakan ibu hamil merasa pahit untuk makan apapun. Ternyata teman-teman saya yang hamil saat itu juga merasakan pahit di mulut dan macam-macam yang dirasakan. Ada yang mengunyah beras mentah, ada yang makan permen (seperti saya). 

Pilihanku jatuh pada permen Vicks ini. Sampai sekarang aku masih beli dan konsumsi permen ini. Habisnya jadi adem, dingin dan rileks gitu. Apalagi di tempatku cuaca panas banget. Selama hamil sampai anakku udah 2 tahun lebih 3 bulan ini, saya masih beli dan konsumsi permen Vicks. Bener-bener kayak jimat sakti soalnya aku bawa kemana-mana. Sampai di rumah banyak toples bekas Vicks menumpuk, aku buat wadah makanan/camilan lainnya.











Buat yang mau lihat keterangan permen ini di websitenya bisa dicek ke vicks

Berikut aku gambarkan spesifikasinya yaa...

*Kemasan :

ada yang toples plastik dengan isi 130 butir @2.5 gr jadi netto total 325 gr. kemasan refill dengan isi 30 dan 60 butir. untuk toples isinya 2 rasa. untuk kemasan refill isinya hanya 1 rasa.

*Varian Rasa :

Mint, Jahe

*Tekstur, Bentuk, Warna :

Tekstur keras, bentuknya seperti segitiga dan semua berwarna coklat

*Harga :

untuk kemasan toples Rp.20.000,- ; kemasan refill kecil yang 30 butir Rp.4.500,- ; kemasan refill besar yang 60 butir Rp.9.000,-

*Rating :

*****
5/5

*Repurchase?

Yes. Absolutely. I'm addicted with this.


Saya suka banget sama permen ini dan paling favorit yang Mint dan ga bisa lama-lama buat diemut, maunya dikunyah terus kayak makan kacang (kacauuu)


Thanks for Reading !
See You Next

Jumat, 01 Agustus 2014

Product Review : Etude House Bebe Foot Mask



Alohaa ! Kembali lagi di awal bulan agustus tepatnya tanggal 1 dengan posting review produk (lagi). Lagi demen dan mood buat nulis review ini jadi manfaatkan situasi hehe :)

Kali ini mau review salah satu produk Etude House yang mungkin kurang familiar di pasaran, selain produk ini udah agak lama dan kayaknya belum diupdate serinya seperti halnya eyeliner ataupun lipstick yang cepet banget ganti sesuai musim. Etude House Bebe Foot Mask namanya. Solusi buat kamu yang punya kulit telapak kaki yang kasar, pecah-pecah, tebal dan ga banget deh alias ga PD kalo mau pakai sepatu yang model agak terbuka contohnya high heels yang model tali-tali silang. 

Pertama, aku beli produk ini setelah aku pikir-pikir soalnya lumayan mahal harganya untuk sekali pakai, jadi setelah memantapkan hati, aku putuskan untuk coba membeli, namanya tebak-tebak buah manggis kan haha siapa tahu hasilnya bagus dan cocok, lagian kulit telapak kakiku ini pecah-pecah dan cepat kering walau udah sering pakai lotion/cream. Banyak faktor yang bikin kulit kakimu jadi kasar, beberapa diantaranya adalah cuaca yang panas ekstrim seperti di tempatku, tidak cocok dengan sandal yang sering dipakai dan karena sering ga pakai alas kaki pas jalan di dalam rumah/ruangan. Sepengetahuanku karena itu sih, kira-kira ada yang tahu ga faktor penyebab lainnya? Bisa share disini.

Beberapa foto dalam post ini memakai kamera LG L7 dan CANON EOS M


Tampak Depan

Tampak Belakang


Isi dalamnya dapat cairan sama wadah untuk rendaman kaki

Spesifikasi

*Kemasan :

Kemasannya dari kardus yang cukup kuat. Ada gambar kaki dan anak perempuan yang imut. Warna kemasan biru muda kayak warna telur bebek. Bagian belakang tertera keterangan cara pemakaian dalam bahasa Korea, Inggris dan tutorial langkah dalam bentuk gambar yang mudah dipahami.

Easy and comfortable foot care sheet that makes sleek and clean feel with the effect of removing keratin, relaxing the foot odor and others by wearing it

Masker kaki yang mudah dan nyaman yang akan memperhalus dan membersihkan dengan cara mengeksfoliasi sel kulit mati, menyejukkan dengan menghilangkan bau kaki yang tidak sedap dengan memakainya

Kira-kira begitu ya terjemahannya beauties...

Isi di dalamnya ada cairan yang dikemas dalam bentuk kaki yang ada tulisan kode R (Right) dan L (Left) yang tentunya sangat mudah dipahami ya. Ada sejenis pembungkus kaki yang bentuknya disesuaikan sama ukuran kaki secara universal jadi bisa dipakai sama berbagai ukuran kaki. Saya beri keterangan ukuran panjang 30 cm dan tinggi 20 cm. Aku pake aja masih kegedean. Ada tali pengikat di bagian atas.

*Tekstur dan Bentuk :

Bentuk cairannya sangat encer dan lama kelamaan terasa panas saat mengenai kaki. Isinya lumayan banyak bisa untuk merendam seluruh bagian kaki sampai ke mata kaki.

*Warna dan Aroma:

Warna cairannya bening dan tidak ada aroma atau bau menyengat yang mengganggu.


*Netto:

20 ml x 2

*Harga:

Sekitar $ 7 atau Rp.75.000,- harga online shop


Cara Pemakaian


Sebelum direndam - CANON EOS M

Cairan sudah dimasukkan - CANON EOS M


Kaki dibungkus - CANON EOS M

Langkah-langkah Pemakaian :

1. Pastikan kaki dalam keadaan bersih dan dicuci terlebih dahulu.

2. Buka kemasan cairan rendaman kaki dan tuang dalam masker pembungkus.

3. Bungkus kaki dan ikat pakai tali yang tersedia. Diamkan dan tunggu selama kurang lebih 30 menit s/d 1 jam.

4. Setelah cukup dan terasa panas di kaki, buka masker pembungkus dan cucilah kaki dengan air bersih lalu keringkan dengan handuk.



Hasil

Dalam kemasan tertulis, ditunggu hasilnya akan mengelupas setelah 2 hari s/d 2 minggu dan jangan dikelupas pakai jari. Akan saya berikan foto hasil di kakiku ya, awas habis ini yang ga kuat ga usah lihat soalnya bikin shock hehe, aku aja sempet shock lihat kulit kakiku mengelupas sendiri.

CANON EOS M

Hari ke 7, Sabtu 26 Juli 2014 belum terlihat banyak kulit yang mengelupas







Ketiga foto diatas menggunakan kamera CANON EOS M
Terlihat jelas detil dan kulit mati yang mengelupas sangat banyak.
Mulai mengolesi dengan lotion biar ga kering banget.


Setelah hari ke 12, Kamis tanggal 31 Juli 2014 saya merasakan kulit telapak kaki mulai halus dan sudah tidak mengelupas lagi. Saat proses pengelupasan ini tidak sakit dan saat mandi terkena air juga tidak perih. Sepertinya produk ini bekerja baik di kakiku sebelum 2 minggu, karena estimasi di kemasan sekitar 2 minggu (14 hari). Sekarang kakiku lembut, halus apalagi dikasih lotion atau cream. Tumit kaki juga tidak terasa tebal dan kasar.

Kelebihan :

- Kemasan yang praktis dan higienis.

- Hasil cepat terlihat dan selama ini belum ada efek samping jadi cukup aman.

- Kulit terasa lembut serasa habis perawatan dari salon ala pedicure menicure

Kekurangan :

- Susah didapat di pasaran dan adanya di online shop/countre resmi di kota besar

- Harga cukup mahal karena untuk sekali pakai harganya Rp.75.000,-

- Saat proses perendaman cairan kaki terasa panas.


*Rating:

***
3/5

*Repurchase?

No.


Sekian postingan di awal bulan ini..


Thanks for Reading
See You Next